Tag: Manifesto intelektual sufi
Cerpen (10) Islam Jawa (6) Islam Nusantara (1) Materi Kampus (2) opini dan esai (34) Puisi dan Sajak (16) Sufiralkan (25) Tajuk (26) Tak Berkategori (30) Tulisan lepas (51) Uncategorized (1)
-
Manifesto Intelektual Sufi
#6 (Tuhanpun Menyinta) “Bila ia sejengkal mendekati-Ku, Aku sehasta mendekatinya. Bila ia mendekati-Ku sehasta, Aku mendekatinya sedepa. Bila ia mendekati-Ku dengan perlahan, Aku mendekatinya…
-
Manifesto Intelektual Sufi
#6 (Tuhanpun Menyinta) “Bila ia sejengkal mendekati-Ku, Aku sehasta mendekatinya. Bila ia mendekati-Ku sehasta, Aku mendekatinya sedepa. Bila ia mendekati-Ku dengan perlahan, Aku mendekatinya…
-
Manifesto Intelektual Sufi
#5 “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu sendiri tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya itu akan dimintai pertanggung jawaban.”…
-
Manifesto Intelektual Sufi
#5 “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu sendiri tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya itu akan dimintai pertanggung jawaban.”…
-
Manifesto Intelektual Sufi
#4 “Allah menghidupkan Hati dengan pengetahuan yang luhur, dengan cahaya penuh hikmah, seperti menyuburkan tanah yang gersang kering kerontang dengan air hujan.” Berjibun-jibun hati…
-
Manifesto Intelektual Sufi
#4 “Allah menghidupkan Hati dengan pengetahuan yang luhur, dengan cahaya penuh hikmah, seperti menyuburkan tanah yang gersang kering kerontang dengan air hujan.” Berjibun-jibun hati…
-
Manifesto Intelektual Sufi
#3 “Wahai Orang yang beriman, jika kamu sedang – akan bepergian dengan tujuan beribadah di jalan Allah maka selidikilah, janganlah mengutuk seseorang dengan mengatakan…
-
Manifesto Intelektual Sufi
#2 Sebuah percakapan Nabi dengan Abu Dzar al Ghifari: Rasul mencari Abu Dzar di Masjid Quba. Ia sedang tertidur pulas. Kemudian dibangunkan oleh Rasul.…
-
Manifesto Intelektual Sufi
#1 Ada pertanyaan menarik dari syams at tabris kepada jalalluddin rumi QS, kala itu sedang di di majlis ilmu. “Lebih utama mana Nabi Muhammad…