Rintik Pertama

Lek Dah
Lek Dah

Rintik Pertama

Oleh ; Lek Dah

 

Sembah kelabu langit mengerak, seriti menjerit berlarian ke arah-arah tak bermarkah

Cahaya-cahaya pecutan kilat lalu lalang dalam deru kesenangan bunga-bunga yang merunduk sejak lama

Rerumputan yang melambai-lambai berseteru dengan debu-debu yang sesinggahan kesana-kemari

Dalam kerumunan pepohonan menderu tawa angin yang bersenda gurau menyambut tetesan kesejukan

Lumut-lumut mulai berlomba menyambut kedinginan tanah berselimut kelembapan

Benih-benih sudah mulai bersila bertapa dalam kesendirian menyapa keheningan

Bersila menyambut rintik yang dirindukan sejak penantian itu,

Deru tanah serasa menari dalam riangnya menyambut tangis kebahagian dalam doa-doa dan sanjungan-sanjungan

Angin yang menerpa seseduhan yang disuguhkan laut dalam dekapan kehangatan surya

Yang berbisik mesra bahwa “ Ini sapaaNya, dalam impian rintik yang pertama,”

 

Putat Lor, 05092017


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *