
Dingin memeluk batu di perairan senja
Kulihat setapak kaki memahat aliran sawah,
nyiur melambai, sepoi angin melilit tangan memeluk erat.
Jejaknya timbul tenggelam
Seraya kembali ke sebermulaan
Raut wajah tersimpan rapat
Mengais sehelai seraut rupa
Di ujung matahari menebar merah merona,
menyapa langit memeluk cahaya,
Namun tak jarang lupa memandang,
begitu juga lupa diam.
Turen, 2018
Tinggalkan Balasan