
Rintik Pertama
Oleh ; Lek Dah
Sembah kelabu langit mengerak, seriti menjerit berlarian ke arah-arah tak bermarkah
Cahaya-cahaya pecutan kilat lalu lalang dalam deru kesenangan bunga-bunga yang merunduk sejak lama
Rerumputan yang melambai-lambai berseteru dengan debu-debu yang sesinggahan kesana-kemari
Dalam kerumunan pepohonan menderu tawa angin yang bersenda gurau menyambut tetesan kesejukan
Lumut-lumut mulai berlomba menyambut kedinginan tanah berselimut kelembapan
Benih-benih sudah mulai bersila bertapa dalam kesendirian menyapa keheningan
Bersila menyambut rintik yang dirindukan sejak penantian itu,
Deru tanah serasa menari dalam riangnya menyambut tangis kebahagian dalam doa-doa dan sanjungan-sanjungan
Angin yang menerpa seseduhan yang disuguhkan laut dalam dekapan kehangatan surya
Yang berbisik mesra bahwa “ Ini sapaaNya, dalam impian rintik yang pertama,”
Putat Lor, 05092017
Tinggalkan Balasan