Ia pelayan seorang Rabi’ah. Wanita Sufi dari Bashrah ini gemar berbicara tentang cinta ketika ia mendengar ilmu tentang cinta ia pun meleburkan ingatannya kepada Tuhan. dalam istilah tasawwuf disebut Thosyat.
Abdullah bin Umar yang juga ahli hadits berkata, Maryam itu ahli ibadah. Ia beribadah sejak awal waktu malam, ia mengalunkan doa dalam ibadanya, “Tuhan yang Maha lembut, yang sudi menerima ibadahku, dan tak pernah melewatkanku hingga datang waktu pagi, aku tak pernah risau perihal rizki begitupun tidak akan lelah mencari dan meminta rizki KepadaMu, hingga aku mendengarMu berkata: Dan di langit rizkimu yang Aku janjikan pada kalian,” Doa Maryam.

Tinggalkan Balasan