• Mbah Sikah

    Oleh: Ahmad Dahri   Pagi ini tidak seperti biasannya,  tangan-tangan tertelangkup dihimpit oleh selimut tebal, enggan rasanya beranjak dari perapian apalagi dari tempat tidur.  hujan dua hari ini menyita waktu para petani untuk menyapa ladangnya.  Aroma kopi dan singkokng bakar…

  • Kerinduan

    Kerinduan 1 Hanya ingin tahu, bagaimana kabarmu kekasihku? Kubaca tulisan-tulisan manjamu dalam surat-surat yang dulu pernah kita tuliskan airmata, canda tawa dan bahagia Memang sudah tiada lagi tali penyambung hati kita, yang menyatukan rasa duka, bahagia bersama Entah, bersama angin…

  • Malam ini, penantian

      Oleh : Lek Dah* Bermalam durja rasanya Tak sedikit waktu yang aku sisihkan Lantaran tahu katanya menuju pada kemajuan Menuju pada peradaban yang bebas Namun malam itu masih saja tak menyambut pagi Buktinya subuh tak pernah kulewati Atau karena…

  • Malam ini, penantian

      Oleh : Lek Dah* Bermalam durja rasanya Tak sedikit waktu yang aku sisihkan Lantaran tahu katanya menuju pada kemajuan Menuju pada peradaban yang bebas Namun malam itu masih saja tak menyambut pagi Buktinya subuh tak pernah kulewati Atau karena…

  • Sabit dan Cangkul

    Oleh: Ahmad Dahri   Seperti biasanya, siang ini aku memperhatikannya dari kejauhan, bahkan saat ia mulai memegang sabit dan cangkul di pundak kirinya. Diam-diam aku membuntutinya, rasa penasaranku mengalahkan ketakutan yang selama ini diam-diam menempati rongga terdalam di benakku. aku…

  • Tiga Sajak Ranu Menyapa

    Oleh : Lek Dah /i/ Yang terlampau jauh berselimut jibaku Dalam teras jenaka pelipur lara Memandang buta membatu beku Seuntai bunga mawar berduri Menghias rerumputan janji bersama /ii/ Merayap lelah bersimpuh sejenak Menggapai ranting kering tak payah Kian sunyi harapan…

  • Rintik Pertama

    Rintik Pertama Oleh ; Lek Dah   Sembah kelabu langit mengerak, seriti menjerit berlarian ke arah-arah tak bermarkah Cahaya-cahaya pecutan kilat lalu lalang dalam deru kesenangan bunga-bunga yang merunduk sejak lama Rerumputan yang melambai-lambai berseteru dengan debu-debu yang sesinggahan kesana-kemari…

  • siul

    semisal burung-burung aku bersiul meniru gaya congkak para pemikul katanya pemikul yang didapat dari berkumpul kadang juga ngibul pemikul yang katanya berat sama dipikul  nyatanya memejamkan mata saat ada rakyat miskin minta isi wakul kibul-kibul kerjaannya agar dapurnya ngebul mungkin…